Pada akhir Agustus lalu saya menghadiri sebuah acara yang diselenggarkan  oleh OPPO Community bertajuk OPPO F1s Meet Up Makassar. Pertemuan...

Konspirasi OPPO Menanamkan Paham Einstein Kepada Mahasiswa Indonesia

Pada akhir Agustus lalu saya menghadiri sebuah acara yang diselenggarkan  oleh OPPO Community bertajuk OPPO F1s Meet Up Makassar. Pertemuan ini dilaksanakan disebuah restoran yang ada di kota Makassar bernama Bistropolis. Dari temanya, sudah jelas ini adalah acara dari salah satu brand ponsel pintar ternama di Indonesia yakni OPPO. Produsen smartphone yang memiliki market share terbesar kedua di Indonesia ini, mengundang para rekan blogger yang ada di Makassar untuk memperkenalkan salah satu produk anyar mereka yaitu OPPO F1s. Dari sana saya tak hanya mendapatkan informasi mengenai produk terbaru OPPO, tetapi juga mendapatkan kawan baru dan yang terpenting, saya mendapatkan anugrah (Anu Gratis); makanan gratis, minuman gratis dan yang terpenting : Wifi Gratis.
Acara ini adalah sebuah bentuk promosi pihak OPPO terhadap smartphone terbarunya; OPPO F1s. Makanya dari awal acara hingga selesai, inti acaranya adalah presentasi mengenai produk tersebut. Dari penjelasan mereka, saya terpukau dengan tampilan dan beberapa fiturnya. Saya menyukai desain body-nya. Dengan bagian belakang berbahan metal berwarna keemasan, OPPO F1s terlihat sangat elegan. Jika dibandingkan dengan smartphone saya dari brand tetangga yang berbahan plastik, OPPO F1s jelas akan dengan mudah menang lewat satu pukulan.
Saya juga terpukau dengan kamera OPPO F1s ini. Kamera belakang dengan resolusi 13 MP sedangkan kamera depan 16 MP. Beberapa gambar yang ditampilkan di slide presentasi memang terlihat mendetail. Biasanya, dibeberapa smartphone, kamera belakang akan memiliki resolusi lebih tinggi dari kamera depan. Tapi OPPO F1s justru sebaliknya. Hasil selfie-nya pun terlihat sangat bersih. Tak salah memang jika smartphone ini dilabeli dengan slogan “selfie expert”.
Fitur keamanan juga saya suka dari OPPO F1s ini. Sebuah teknologi fingerprint sensor disematkan pada smartphone ini. Teknologi ini adalah pemindai sidik jari. Artinya smartphone hanya bisa dibuka lewat sidik jari pemiliknya. Belum lagi, kita juga bisa mengamankan beberapa aplikasi dengan lima sidik jari yang berbeda. Bagi saya yang selalu mengamankan handphone dengan pola maupun angka, teknologi ini akan sangat bermanfaat untuk melindungi privasi dari tangan-tangan yang tak bertanggungjawab.
Kemudian ada juga satu fitur yang paling saya suka. Fitur itu berupa sensor waktu. Jadi ketika malam, akan menggelap selayaknya malam dan ketika siang, akan menerang seperti siang. Saya agak lupa apakah fitur ini tampil di layar depan atau hanya berupa aplikasi penunjuk waktu. Tapi terlepas dari hal tersebut, fitur ini saya suka sebab akan membuat smartphone berasa lebih hidup.

Nah untuk mengetahui fitur-fitur apa saja yang disematkan pada OPPO F1s ini, berikut adalah spesifikasi lengkapnya berdasarkan data dari erasmartphone :

Jaringan
2G GSM
3G HSDPA
4G LTE Cat4 150/50 Mbps
Dual SIM
Layar
5,5 inci IPS LCD capacitive
Resolusi HD 720 x 1280 pixels
Kepadatan Layar : ~ 267 ppi
Corning Gorilla Glass 4
Sistem Operasi
Android v 6.0 Marsmallow
User Interface : Color OS 3.0
LED Notifikasi : Ada
Prosesor
Chipset : Mediatek MT6750
CPU : Octa-core 1.5 GHz
GPU : Mali-T860MP2
Kamera
Kamera belakang : 13 MP 
Phase detection autofocus
LED flash
Vidio 1080p@30fps
Kamera depan : 16 MP
Screen Flash
Memori
Memori internal : 32 GB
RAM : 3 GB
Memori eksternal : 256 GB
Konektifitas
WiFi 802.11 a/b/g/n
Dual-Band
Wi-Fi Direct
Hotspot
GPS – A GPS Support
Bluetooth v 4.0 A2DP
Micro USB v2.0
USB OTG
Sensor
Fingerprint Sensor
Accelerometer
Proxymity
Ambient Light
Gyroscope
Compass
Baterai
Li-Ion 3075 mAh
Non-Removable


Peserta Meet Up sedang menyimak Presentasi dari pihak OPPO


Tampilan luar OPPO F1s yang bersumber dari erasmartphone

Bagi saya, spesifikasi dari OPPO F1s ini sudah cukup membuat saya geleng-geleng kepala. Dan mengenai harga, seorang peserta menanyakan hal tersebut. OPPO F1s dibanderol dengan harga Rp 3.799.000. Sebenarnya sebuah harga yang cukup mahal buat mahasiswa seperti saya. Tapi jika melihat dari kecanggihan teknologi yang ditawarkan, harga tersebut sudah cukup pantas.
Dengan harga segitu, jelas saya butuh merengek-rengek dan nangis-nangis sambil guling-guling dihadapan orangtua untuk mendapatkan smartphone ini. Tapi dengan harga segitu juga, saya jadi sering mengahayal sendiri, membayangkan disuatu pagi sekotak hadiah tergeletak dibawah pintu kamar saya atau pacar saya akan membawakannya sebagai hadiah dihari ulangtahun saya  (tapi… tapi… saya kan jomblo). Asu dahlah, OPPO F1s membuat imajinasi saya menjadi liar. Saya mencurigai pihak OPPO sedang berkonspirasi untuk menanamkan paham Einstein bahwa "Imagination is more important than knowledge" kepada mahasiswa seperti saya. Mahasiswan pas-pasan, yang paginya makan Indom*e, kemudian malamnya makan Prom*g.  Kalau tidak percaya, tengok saja dibawah ini:

Menjadi Pemain Dalam Film Fast Five
Tahu kan film Fast and Furious yang terkenal itu? Nah Fast Five adalah seri kelima dari film tersebut. Disitu, diceritakan bahwa Dom dan kawan-kawannya ingin mencuri uang dari seorang mafia Brazil bernama Reyes. Tapi karena uangnya disimpan dalam sebuah brangkas besar yang hanya bisa dibuka dengan sidik jari Reyes, maka Dom menugaskan Han dan Gisele untuk mendapatkan sidik jarinya. Singkat cerita, si Gisele menggoda Reyes disebuah tempat wisata dengan hanya mengunakan bikini. Reyes kemudian memegang bokong Gisele dan berkat itu mereka berhasil mendapatkan sidik jari Reyes dan akhirnya sukses merampok uang Reyes.
Lantas apa hubungannya dengan OPPO F1s? Begini, OPPO F1s ini kan memiliki fitur Fingerprint Sensor. Fitur ini berarti smartphone hanya bisa dibuka dengan memindai sidik jari si empunya Hape. Ini fitur proteksi yang cukup canggih sebab akan melindugi penggunanya dari tangan-tangan yang tak bertanggung jawab atau istilah kerennya pembajakan. Saya membayangkan jika memiliki OPPO F1s ini teman- teman saya yang usil tentunya akan kesulitan membajak HP saya. Mereka kemudian menyuruh seorang wanita cantik dengan menggunakan bikini untuk menggoda saya. Saya pun tergoda untuk memegang bokongnya dan akhirnya didapatlah sidik jari saya. Sidik jari tersebut kemudian dipakai untuk membuka HP saya dan akibatanya sosial media saya berhasil dibajaknya. Serasa menjadi Reyes di film Fast Five kan? Sepertinya OPPO menyematkan fitur tersebut agar kita bisa merasakan bagaimana sensasinya menjadi pemain Film luar negeri.

Menjadi Pemburu Klakson Telolet Terbaik
Beberapa waktu lalu saya sempat melihat di TV anak-anak pemburu klakson bus di jalur Pantura (Pantai Utara) sana. Mereka merekam bus yang lewat demi mendapatkan suara “telolet”nya. Suara klakson bus tersebut kemudian  mereka upload ke media sosial atau menjadi koleksi pribadi. Ini sebetulnya maksudnya apa? Moso' klakson bus direkam? Ini kan kurang kerjaan Bingits. Tapi saya tidak ingin mengomentari kekurangkerjaannya mereka sebab saya membayangkan akan melakukan hal yag sama jika memiliki OPPO F1s ini. Dengan kamera belakang yang memiliki resolusi 13 MP, saya akan mendapatkan gambar dan suara dengan kualitas lebih baik daripada mereka. Belum lagi dengan kamera depan yang beresolusi 16 MP, saya bisa merekam dengan kualitas Full HD bus-bus tersebut sambil ber-selfie. Saya kemudian menguploadnya juga dan akhirnya menjadi perbincangan banyak orang sebab saya satu-satunya yang merekam dengan sangat jernih. Jadi, dengan OPPO F1s ini sepertinya saya bisa mendapat predikat perekam klakson telolet terbaik sepanjang masa.

Menjadi Reza Rahadian
Salah satu Brand Ambassador dari OPPO F1s ini adalah aktor ternama Reza Rahadian. Jadi ketika saya memiliki smartphone ini, tentunya saya akan merasa menjadi seperti dia. Saya membayangkan akan bisa ber-selfie bersama Chelsea Islan yang merupakan Brand Ambassador yang lain. Kemudian deretan cewek-cewek cantik akan mengantri minta tanda tangan. Belum lagi cewek cabe-cabean akan berebut untuk ber-selfie bersama saya. Sungguh surga dunia terhampar didepan mata, tapi setelahnya kokok ayam membuka mata saya. 
Ahh sial!!! Hanya bunga tidur dipagi hari. Kubuka selimut. Bergegas membuka jendela. Menghirup udara segar. Menengok ke cermin. Dan tersadar, bahwa saya mirip kok sama Reza Rahadian.

~hym~
*Penulis yang ingin belajar, pelajar yang ingin menulis

0 komentar: